Friday, 04 March 2016 20:08

Kepedulian Sosial PT Adventure Carstensz – Yayasan Somatua – Doctor Share

Rate this item
(0 votes)

Yes, We Care…

Kekayaan dan keindahan Papua adalah anugerah Tuhan yang tidak terhingga. Hanya saja, kesejahteraan, pendidikan dan kondisi kesehatan rakyat Papua berbanding terbalik dengan rezeki maha besar dari Sang Pencipta. Untuk itu, PT Adventure Carstensz, sebagai operator pariwisata berbasis ekowisata, bersama Yayasan Somatua dan Doctor Share bersama-sama melakukan kegiatan sosial di jalur wisata menuju Puncak Carstensz.

Hingga 2016 ini, paling tidak kegiatan “Dokter Terbang” ini sudah dilaksanakan sebanyak 4 kali. Lokasinya berpindah-pindah dari satu kampong ke kampong lainnya. Targetnya, mengobati mama-mama, anak-anak, tua jompo yang kesulitan mendpaatkan akses kesehatan.

Pendiri Yayasan Somatua, Maximus Tipagau berkeinginan untuk menyehatkan masyarakat Papua yang selama ini tak tersentuh fasilitas kesehatan pemerintah. Bekerja sama dengan Doctor Share atau Yayasan Dokter Peduli, mereka menggagas program 'dokter terbang' ke bumi cendrawasih.

"Inilah pertama kalinya ada tim medis yang menembus Kabupaten Intan Jaya dan melayani masyarakat di wilayah ini. Setelah sekian lama pasrah, akhirnya mereka seolah mendapat jawaban dari Tuhan. Lebih dari 500 warga berhasil diobati di bawah tenda sederhana," tutur Maximus.

Maximus kini berusia 33 tahun dan keinginan ini tumbuh dari pengalaman pahit di masa lalu ketika harus ditinggal ayah, ibu, serta adiknya yang tak tertolong. Padahal jika fasilitas kesehatan dapat dengan mudah diakses pada 22 tahun lalu, mungkin kini dia masih bercengkerama dengan keluarga.

Yayasan Somatua didirikan tahun 2012 dengan tujuan memberdayakan masyarakat Papua. Yayasan Somatua terlibat kerjasama dengan berbagai organisasi sosial dalam rangka mengembangkan sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat Papua.

Kini cita-citanya untuk menyehatkan masyarakat terwujud setelah bertemu dengan Yayasan Dokter Peduli. Yayasan itu pun memiliki mimpi sosial yang sama, yakni akses kesehatan yang merata.

"Adanya masyarakat yang belum pernah menikmati layanan medis sejak Indonesia merdeka adalah suatu kenyataan. Tidak heran jika masyarakat menyambut pelayanan medis Flying Doctors (dokter terbang) dengan penuh antusias. Jika ingin mengembangkan Kabupaten Intan Jaya dan Papua, kita harus lebih sering datang melayani,” ucap pendiri Yayasan Dokter Peduli dr Lie A Dharmawan, PhD, FICS, SpB, SpBTKV.

doctorSHARE atau Yayasan Dokter Peduli adalah organisasi kemanusiaan non profit yang bergerak di bidang medis. Organisasi yang berdiri sejak 19 November 2009 ini memiliki berbagai program seperti Panti Rawat Gizi, Rumah Sakit Apung, dan Dokter Terbang.

Dia kemudian bercerita bahwa pelayanan medis pertama dilakukan pada Maret 2015. Sekarang yayasan tersebut melakukan pelayanan kedua dan menggandeng Yayasan Somatua besutan Maximus dengan mengusung tema 'Melangkah Bersama Wujudkan Papua Sehat dan Berdaya'.

Niat tulus tersebut disambut antusiasme masyarakat setempat. Mereka pun berbondong-bondong antre untuk mendapatkan pelayanan medis yang selama ini sulit diakses.

“Birokrasi memang diperlukan tapi bukan harga mati. Kami mengajak semua pihak untuk mengambil bagian dalam mewujudkan Papua sehat dan berdaya,” kata Koordinator Flying Doctors dr Riny Sari Bachtiar, MARS dalam kesempatan yang sama.

Dia juga menuturkan bahwa pelayanan medis di kedua lokasi ini berlangsung dengan baik. Secara keseluruhan, tim melayani bedah minor sebanyak 27 pasien dengan 37 kasus. Kasus bedah minor terbanyak antara lain adalah hernia, lipoma, kista ateroma, papilloma, dan korpus alienum.

Tim juga melangsungkan pengobatan umum terhadap 551 pasien dengan penyakit terbanyak meliputi artralgia (nyeri sendi), myalgia (nyeri otot), ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dermatitis (penyakit kulit), dan vulnus laceratum (luka-luka). Selain itu, tim juga memberikan obat cacing dan vitamin kepada 200 anak.

Para dokter awalnya terkendala oleh faktor bahasa karena lebih dari separuh mereka tak bisa berbahasa Indonesia. Untunglah ada bantuan dari masyarakat setempat yang menerjemahkan keluhan sehingga para dokter dapat menangani dengan tepat.

Kini mereka mengajak semua pihak untuk ikut serta mewujudkan kesehatan yang merata. Sebuah niatan mulia dari sejumlah insan dan bertemu dalam satu kesamaan hingga akhirnya berguna bagi masyarakat. (irz/dtk)

Read 2297 times Last modified on Friday, 04 March 2016 21:03

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

JAKARTA:
Rukan Inkopal Blok G No. 58
Jl. Raya Boulevard Barat, 
Kelapa Gading, Jakarta Utara
CP: +62-821-2121-0021

PAPUA:
Jalan Enggang No. 4
Kuala Kencana - Timika  -  Mimika   
CP: +62-812-4061-6288 (Jenny)

EUROPE:
Schoenbrunner Schloss Strasse
11220, Vienna, Austria   
CP: +43-680-2323-597 (Reza)

English French German Italian Portuguese Russian Spanish